Sabtu, 05 Mei 2012

Bisa jadi, sayang!

Sore yang selalu menghadirkan hujan. Embun-embun menempelkan jemarinya di sudut kaca jendelaku. Ia lalu menghembuskan dingin sehingga berkabut dan padangan keluar menjadi kabur.

Ah, embun yang nakal. Sengaja menggangguku yang sedang menunggu.  Ia menari di bawah rinai hujan dan tertawa bahagia seperti gadis di film India. Ia seperti menertawakanku yang tergugu di sudut pintu.

Ah, hujan yang memendarkan rindu. Lengan panjangnya seperti memanggil ingin merengkuhku. Aku yang sedang menunggu, tergugu.

Bisa jadi yang ditunggu tidak datang. Bisa jadi Ia membangkang.
Bisa jadi Ia sedang di perjalanan, tidak perduli hujan atau panas, Ia akan datang.

Bisa jadi ini hanya sekedar rindu, walau muka tak lagi bertatap dan mulut tak lagi menyapa.
Bisa jadi ini hanya sekedar ingat, satu waktu dimana aku berhasil memetik senyummu dan kau jadi milikku.

Segala yang akan terjadi, bisa saja terjadi. "Terjadi, terjadilah". Ucapku dari balik kaca.


Sabtu, 24 Desember 2011

#Menikah

Menikah itu pilihan seumur hidup! Berhati-hatilah dalam memutuskannya..

(1) #Menikah itu ga bicara tentang cinta aja. Kan ga mungkin hari ini dan selanjutnya hidup bermakankan cinta aje!

(2) #Menikah dengan orang yang mapan, belum tentu hidupmu juga mapan. Buat cewe, jangan mau nikah sama cowo pelit walaupun dia kaya!

(3) Kalo ada sifat yang nyebelin ketika pacaran, kira² ga bisa ditolelir jangan dilanjutin. Karna sifat itu kebawa sampe mati! #Menikah

(4) Kata tante saya @NadyaKamka saat #Menikah adalah saat untuk terbiasa oleh sifat seseorang yang berbeda dengan kita. Tapi yang bisa ditolelir ya..

(5) #Menikah itu memerlukan investigasi sebelumnya. Karna yang selama ini kita lihat belum tentu kenyataannya begitu..

(6) Pilihlah calon yang bisa diajak share dan tukar pikiran. Karna setelah #Menikah, yang diperlukan adalah berbagi. Dan ga melulu soal seks.

(7) Punya pacar yang sifatnya buruk tapi calon mertua baik bgt? Ga selamanya mertua bakal belain kamu terus, umur orang kan ada batas. #Menikah

(8) Pacar suka ngatur? Emang kasih saham apa sama kamu? Belum tanam saham aja udah ngatur, apalagi udah jadi pemegang saham? #Menikah

(9) Punya calon mertua kaya? Iyugh.. Harta warisan itu berdarah! Jangan harap-harap deh bakal dapet jatahnya.. #Menikah

(10) Buat cewe, Punya pacar pelit? Udah siap seserahan make-up kamu jatoh posisi dari (misalnya) MAC jadi entahlah? #Menikah

(11) Buat cewe, Carilah calon yang menghargai & menilai kita sebagai sesuatu yang mahal & susah didapatkan. #Menikah

(12) Bagi cowo, sesuatu yang susah didapatkan, ketika didapatkan akan menjadi hal yang berarti & akan dijaga seumur hidup. #Menikah

(13) Ngebet minta #Menikah sama cowo kamu, itu sama saja membanting harga kamu ke level bawah. Hargai mahal diri sendiri!

(14) IMHO, punya kerjaan tetap dengan penghasilan jelas bukan indikasi kita harus #Menikah kan? Menikah itu memerlukan mental juara juga!

(15) Buat Cewe, Punya pacar plin plan terus? Waduh, keburu brojol di rumah anak kamu, gara² suami bingung mau ke RS apa ke Bidan! #Menikah

(16) Buat cewe, Carilah calon yang bisa jadi imammu di segala bidang.. Carilah suami yang ngayomi dan mau BEKERJA KERAS. #Menikah

(17) Cowo kamu ngebet nikah? Tanya dulu sama dia. Udah siap apa aja buat #Menikah dengan saya?

(18) Kenapa saya bilang cari cowo yang mau bekerja keras? Punya anak, beli baju, bayar listrik, beli rumah ga cukup dengan gaji saja. #Menikah

(19) Masukan buat cewe². Jadilah seseorang yang realistis. Yang terjadi skrg adlh gambaran masa depan. :)

(20) Bukan sok tahu, tapi saya melihat & memahami dari kejadian nyata yang ada di sekitar saya tentang #Menikah dan menjadi pembelajaran untuk kita :)

(21) #Menikah itu berarti belajar dan berusaha mencintai kekurangan pasangan seumur hidup. Makanya liat dari sekarang apa kekurangannya yah :D

(22) Kadang saya ga setuju kalo dibilang cewe itu berfikir dari hati. C'mon girls realistis & berfikir dengan logika terutama tentang #Menikah :)

(23) Masalah #Menikah itu juga masalah iman & masa depan. Punya suami yang beriman aja istrinya belum tentu beriman, apalagi suami tkg judi?

(24) Bahkan ada yang bilang sama saya, #Menikah itu perjudian yang dihalalkan & pelacuran yang dilegalkan.. Wops! :)

(25) Karena berusaha realistis juga saya masih berfikir ribuan kali untuk #Menikah karena itu pilihan seumur hidup..

(26) Oh iya, satu lagi ketinggalan! Mau #Menikah sama org yg ga bisa mendekatkan diri sama keluarga & keluarga besar kamu? Dunia ga milik berdua loh :))

(27) Cuma berpendapat tentang kesiapan #Menikah dari versi saya. Ada banyak cerita & kejadian yang saya lihat & ambil pengalaman meski belum #Menikah.

(28) Ada banyak ceritanya, mulai tentang cerita seorg ibu rumah tangga yang selama berumahtangga merasa suaminya tidak berubah².. #Menikah

(29) Ada juga yang cerita dikasarin cowonya, tapi tetep cinta dan ingin #Menikah dgn dya.. Sampai cerita ttg cowo yang pelit sama pacarnya..

(30) Jadi semua itu saya rangkum & saya keluarkan. Tidak semua benar & tidak berarti salah. Setiap orang punya pendapat & pilihan :) #Menikah

(31) Oh iya, satu lagi cerita tentang pasangan yang gagal #Menikah karna si cewe ga dikasih bekerja sehabis menikah & si cowo yang ga bisa deket sama keluarga :D

(32) Saya punya banyak sahabat cowo dan abang angkat. Berikut kriteria memilih suami, menurut mereka:

(33) Pertama, Pilihlah Pria yg seiman denganmu. #Menikah

(34) Kedua, Pilihlah Pria yang di matamu Ia menarik secara fisik. Karna setelah #Menikah setiap bangun pagi yang kamu lihat cuma dya :))

(35) Ketiga, Tidak harus org kaya. Tapi pilihlah Pria yang mempunyai masa depan. Pria yang mau bekerja keras salah satunya. #Menikah

(36) Keempat, carilah Pria yang bikin nyaman, bisa diajak bertukar pikiran & mengeluarkan pendapat. Ketika tua nanti, kalian akan banyak berdebat tentang anak. #Menikah

(37) Dan Kelima, Carilah Pria yang punya planning, mau menabung & menghormati wanita layaknya ibunya sendiri. #Menikah

-The End-

_________

Ini adalah rangkuman tweet² saya tentang #Menikah di twitter. Beberapa meminta saya untuk dipublish di blog. Maaf ya baru inget lagi. Selamat Menikmati! :)

Kamis, 22 Desember 2011

Happy Mother's Day

Untuk cinta yang belum lengkap terbalas seutuhnya, untuk kasih sayang tanpa pamrih selekasnya. Selamat Hari Ibu, Perempuan Hebatku. ♥

Sabtu, 17 Desember 2011

Let me go, please!

Akan ada satu waktu dimana kau tak bisa berbicara dengan mereka yang kau sayangi.

Bukan karna kau tak mampu berbicara, bukan karna mereka tak mampu mendengar. Namun oleh suatu keadaan.

Akan ada keadaan dimana tidak semua orang yang kamu sayangi bisa berada disisimu, menjadi milikmu.

Keadaan memilih dya untuk bahagia dengan cara jauh darimu. Walaupun kau sangat menyayanginya.

Lalu? Apa yang bisa kau perbuat? Diam dan jangan pernah mengganggunya lagi. Jika kau sayang, cukup doakan yang terbaik untuk hidupnya.

Terkadang cara terbaik yang bisa kau lakukan untuk orang yang kau sayangi adalah melepaskannya.

Membiarkan dya pergi untuk sesuatu yang membuatnya bahagia. Sungguh tidak mungkin dilakukan tanpa tangis.

Tolong ikhlaskan aku, sebagaimana aku pernah melakukan itu dulu untukmu.
Aku sudah bahagia sekarang. Berdoalah dan bersukacitalah untuk kebahagiaanku karna akupun berbuat yang sama kepadamu.

Kamis, 01 Desember 2011

Desember, Oh.. Time flies!

Gerimis pertama di Desember hari pertama. Awan kelabu menggayut manja di langit yang sembunyikan mentari entah kemana.

Tidak ada buliran kilau jingga pagi ini, tidak ada manusia mengeluh kepanasan pagi ini. Yang ada hanya hujan dengan sengatan kakinya yang tajam, lalu manusia mengeluh kehujanan pagi ini.

Keluhan hanyalah memperburuk awal harimu. Sampai kapan akan mengeluh? Bukankah pagi selalu menciptakan keajaiban-keajaiban kecil? Itu tidak akan disadari jika tak dinikmati.

Seandainya kita selalu berusaha positif memandang suatu peristiwa. Tidak akan ada sesal, kecewa, keluhan dan kesedihan.

Mengapa mengeluh bahwa hari berjalan begitu cepat? Sehingga mendapati bahwa diri sedang terperangkap dalam sebuah kamar dimana setiap dindingnya bertuliskan satu kata: Desember. Banyak yang terhenyak, lalu lari dan menghilang entah kemana. Mungkin saja sembunyi di balik selimutnya atau malah mengejar sekuatnya yang seharusnya digapai.

Time flies, time passes very quickly. Right?

Kita sudah sampai di pelabuhan dengan dermaga bernama 'Tahun Baru'. Pilihan ditanganmu adalah menyebrang lalu melambaikan tangan atau kembali ke balik selimutmu.
Sent from my BlackBerry® smartphone

Sabtu, 26 November 2011

unexpectedly

"Hidup ini sebenarnya penuh dengan ketiba-tibaan yang sebenarnya indah. Tidakkah kalian sadari?"

Hujan sore ini sesaat, deras, berangin kencang akhirnya berlalu dalam hitungan menit. Tidak lama matahari datang dengan panas merajam seperti api yang mencoba memercik di tungku yang kelam dan lembab.

Ada dua fenomena alam yang bahkan aku nikmati dalam dua puluh menit saja, dua sekaligus. Hujan yang sangat keras dan deras lalu tersapu matahari cadas nan panas.

Tiba-tiba hujan, tiba-tiba panas. Seperti juga, tiba-tiba merasakan patah hati, lalu tiba-tiba bisa jatuh cinta.

"Tiba-tiba itu mengejutkan!"

Kamu pernah bilang sama aku, kamu tidak percaya akan suatu kebetulan. Katamu kebetulan itu tidak pernah ada. Aku hanya tersenyum tanpa mendebat. Terkadang senyuman lebih mengartikan semuanya.

Mengapa mesti tidak percaya suatu kebetulan? Tiba-tiba itu memang suprise yang dirancang oleh Sutradara alam yaitu Tuhan. Rancangan beralaskan ketidaksengajaan itu ada, supaya kita menyadari bahwa ada hal yang sebenarnya tidak kita duga dan tidak bisa diprediksi, apapun itu. Kita hanya perlu menjalani dan akhirnya mendapati bahwa kita sedang dianugrahi selubung 'tiba-tiba' dari-Nya.

Tidakkah kamu bisa mengingat dengan pasti kapan kamu mulai jatuh cinta? Coba telaah lagi. Percayalah, kalau perasaan itu datang seperti kilat, tiba-tiba. Tiba-tiba adalah kesederhanaan dari takdir.

Begitu juga tentangmu dan hal yang sama sekali tidak pernah melintas di sadarku. Bukankah tiba-tiba kita bertemu? Dua orang asing, duduk di sudut nyaman masing-masing, aku membaca buku dan kamu menatap layarmu lalu tiba-tiba beradu pandang, saling menyadari bahwa sama-sama sendiri, melempar senyum dan kamu menghampiri. Perkenalan yang singkat, tiba-tiba saja kita sudah tergelak, menertawakan setiap aliran cerita yang keluar dari udara, lalu kamu merasa nyaman, aku merasa senang. Tiba-tiba kita saling jatuh cinta. Masihkah kamu bilang ini bukan suatu kebetulan?

Minggu, 13 November 2011

Untuk 'Bintang Jatuh'

-Lagi-lagi surat ini hanya untuk kamu, berajaku-

Malam.. Hujan membasahi luar sana tapi tidak disini..
Hhh, kamu tidak tahu bahwa aku masih mencintaimu?
Sesuatu kemustahilan bukan? Ya..
Kamu juga tidak tahu kan kalau aku menjaga cintaku padamu dengan segala keabstrakannya?

Karena ketika aku menikung, aku tidak membuang hati yang penuh namamu..
Mimpiku ini milikmu, harusnya kamu miliki juga jiwa dan ragaku!
Segala kesempurnaan harapku ditujukan untukmu meski pada akhirnya aku harus merundukan satu-satunya hatiku saat malam menjelang, saat sepi mencekam.
Dan kembali angkuh saat pagi datang..

Kita disatukan dengan mimpi yang tak pernah menjadi kenyataan..
Ah, andainya kamu dapat mencintaiku dengan segala kenisbianku..

Tak apalah. Terimakasih ya sebelum dan sesudahnya.
Terimakasih atas semua kesejukan yang pernah ada untukku.
Juga terimakasih telah torehkan palung terindah pada hatiku..

-Untuk seseorang yang kucintai dengan segala kemunafikanku-

14 Maret 2004
_______________

Nb. Ini tulisan #repost yang ditulis zaman SMA. Saya dapetin lagi dari buku kreasi saya dan sahabat saya. It's just silent book but it's speaks to me. :)
"Every start has an end, likely every end has a new beginning"

Kamis, 03 November 2011

Hujan bulan November, dengan kaki-kakinya yang patah dalam ruas-ruas cinta, tersemai begitu saja saat ku tatap matamu.~

Kamis, 27 Oktober 2011

Apakah Anda Blogger?

RT @Heditia: RT @melduds: Selamat hari blogger nasional! Ayo kapan terakhir kali posting di blog? *ngomong sama sendok*

***

Tweet yang menohok sekali pagi ini. Well, jangan ngaku blogger kalo blog saja tidak punya, tidak tertata atau malah tidak pernah update lagi. Ahahaha..

Menulis adalah suatu anugrah. Kenapa saya bilang begitu? Karna sepintar-pintar orang berbicara, berfikir ataupun mengeluarkan pendapat belum tentu dia bisa juga jadi penulis yang baik.

Berbahagialah para penulis, sampai kapanpun karya-karyanya akan terus digemari dan dibaca kecuali saat insan didunia sudah tidak bisa membaca lagi di seluruh belahan bumi ini.. Mungkin saat naas itu adalah dimana manusia sudah mengandalkan teknologi tinggi dimana bukan huruf menjadi penghantarnya. Oh itu mimpi yang sangat buruk. Kemajuan zaman yang juga berarti kemunduran di suatu sisi. Kemunduran yang berarti.

Berbicara tentang menulis, ah.. Saya juga bukan sesiapa. Seorang wanita kecil yang sedari kecil disodori budaya keingintahuan yang tinggi. Saya bahkan bisa menulis karna saya membaca. Dan, masih banyak lagi yang perlu saya baca. Penulis adalah pembaca yang budiman.

Sepertinya harus berterimakasih kepada Majalah Bobo. Itu majalah pertama yang rutin saya baca dan saya bolak balik halaman tiap halaman, memperhatikan cerita keluarga kelinci Bobo, Coreng, Upik dan Paman Gembul lalu cerita fairytale 'Negeri dongeng' tentang Ratu Bidadari yang cantik, Nirmala yang baik hati dan si Oki yang badung. Oh iya, lalu cerita Juwita dengan Abrakadabra-nya dan si Sirik dengan Alakazam-nya. Filosofi yang baik ditanamkan dicerita itu, bahwa yang jahat akan selalu kalah.

Setelah bisa fasih membaca, kamar saya dijejali dengan koleksi cerita rakyat se-Indonesia. Kumpulan cerita-cerita rakyat yang merupakan legenda, mitos, fabel, dongeng dan cerita pendek lainnya. Hasilnya masih saya rasakan sampai sekarang. Bahkan saya sebagai pendatang di tanah Sumatera Utara lebih tahu bagaimana legenda Danau Toba daripada mereka yang lahir dan besar di tanah Melayu-Batak ini.

Kegemaran membaca saya didukung oleh fasilitas perpustakaan SD saya dengan sangat baik. Tidak sia-sia SPP per bulan dan iuran ini itu bikin mama saya ngap-ngapan. Semua buku, ensiklopedia, kamus semua lengkap ada disana dengan suasana perpustakaan yang bersih, kalem dan ngebetahin.

Beranjak SMP, saya masih suka main ke perpustakaan. Namun tidak suka berlama-lama disana, perpustakaan sekolah negri, berdebu dengan koleksi buku yang ketinggalan zaman. Saya mengunjunginya untuk memilih buku dan membacanya di rumah. Karena koleksi bukunya sedikit (dibandingkan koleksi perpustakaan SD) saya bisa menelusuri buku mana saja. Dan di bangku SMP saya akhirnya mengenal karya sastra lama; Robohnya Surau Kami, Siti Nurbaya, Sengsara Membawa Nikmat, Dibawah Lindungan Kabah dan lainnya. Saya juga sempat menekuni beberapa karya NH.Dini seperti Namaku Hiroko, Padang Ilalang di Belakang Rumah, Keberangkatan dan lainnya.

Sesampainya di bangku SMA, saya mulai berani menulis, dibarengi kecintaan saya terhadap alam, saya mengagumi alam dari dekat dan mengenal buku Catatan Harian Seorang Demonstran-nya Soe Hok Gie. Kekritisan sosoknya mendoktrin saya sampai sekarang.

Tentang blog, menulis blog pertama kali di tahun 2004 di blogspot, sampai 2005 namun saya kehilangan passwordnya dan tidak bisa recovery lagi. Saya juga sering berbagi cerita melalui blog di jejaring sosial Friendster saya, ada dua blog di dua akun Friendster saya, yang dua-duanya lenyap di tahun 2011 ini ketika sosial media itu beralih menjadi game media tanpa sempat saya buat rangkapnya. Sempat juga menulis di notes Facebook dan mempunyai akun Tumblr. Namun, blogspot sepertinya tempat bernaung saya. Cukup satu saja. Satu saja mengurusnya sudah repot, apalagi berbagi perhatian?

Ah, jadi teringat. Saya mau membuat salinan tulisan di blog lama saya untuk saya repost disini. Nanti ingatkan saya yah?

Dan saya lagi-lagi belajar tersenyum untuk mengikhlaskan tulisan di blog Friendster saya setiap kali membahasnya. Mengapa sulit sekali merelakannya? Karna setiap tulisan di blog itu adalah tulisan sakti saya, tulisan ketika 'the dark ages' saya. Semua tulisan disitu saya rasa mempunyai nilai seni yang lebih dari tulisan biasa, karna semua berbakat menjadi penulis ketika patah hati.

Tetapi tidak perlu patah hati untuk menulis, percayalah.. Menulislah dan tersenyumlah..

Selamat Hari Blogger Nasional! :)